Rap, Yo!

0

Dikutip dari wikipedia, rap adalah salah satu dari empat elemen budaya Hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band. Akan tetapi rap dapat ditelusuri kembali ke akar Afrika. Berabad-abad sebelum musik Hip-Hop ada, Afrika Barat telah memberikan cerita berirama yang bernama griots, lebih dari drum dan instrumentasi jarang. Koneksi tersebut telah diakui oleh seniman masa kini.

Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah KRS-One, Nas, Jay-Z dan Kanye West. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran di Amerika Serikat. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem, Pitbull, dan Aesop Rock. Rapper sering disebut pula dengan MC ataupun Emcee (Master of Ceremony). Dan di Jamaika sendiri istilah rapper dapat disebut Dee-Jay seperti Sean Paul.

Di Indonesia sendiri musik rap telah berkembang dan menjadi salah satu genre musik yang digemari. Musisi-musisi lokal yang karya musik rap atau hip-hop nya telah meramaikan blantika musik Indonesia di antaranya adalah Iwa K, Loz, Young Lex, Neo, Soul ID, Saykoji, The Law, Mizta D, Fade to Black (Bondan Prakoso & Fade 2 Black), Wizzow Batik Tribe,Eizy Music , 8 Ball dan Eizy Music . Dan yang terbaru adalah jenis musik Trip Hop yaitu perpaduan antara Jazz dan Hip-hop, salah satu musisi Trip HopIndonesia yang kental unsur Rapnya adalah Aji Kikuta.

Nah, selain di Amerika dan Indonesia, di negara-negara lain juga banyak terdapat rapper. Misalnya di Negeri Ginseng, Korea Selatan. Yah, berhubung aku sendiri penggemar K-pop sih… (*´・v・)

Mungkin di negara-negara lain, budaya hip-hop juga mulai berkembang dan mulai bermunculan rapper-rapper seperti di negara-negara yang sudah disebutkan tadi.

Setauku, rap sendiri juga mulai berkembang. Tidak hanya sekedar berkata-kata dengan cepat, kini mulai dikenal adanya slow rap. Jelas dari namanya, rap jenis tersebut memiliki teknik vokal berkata-kata dengan lebih lambat. Walaupun begitu, slow rap biasanya memiliki kesan tersendiri. Menurut pandanganku sejauh ini sih, sepertinya slow rap lebih menonjolkan hentakan atau beat dari instrumennya.

Rap juga berkembang dari bahasa yang digunakan. Sekarang, rap tidak terbatas hanya berbahasa Inggris saja, namun juga bahasa lain. Seperti kalau misalnya ada seorang rapper Indonesia, dia akan melakukan rap dengan bahasa Inggris. Ini mungkin terjadi karena peleburan budaya (?). Ya, seperti yang kita tahu kalau rap berasal dari daratan Afrika. Sehingga ketika budaya rap itu datang ke suatu negara, maka budaya rap itu sendiri akan berubah sesuai dengan budaya di negara tersebut.

Namun, tak jarang rap (selain bahasa Inggris) dicampur dengan bahasa Indonesia. Contohnya para rapper di Korea Selatan banyak yang melakukannya.

Rap dalam kehidupan masyarakat telah membuat “kacamata” tersendiri bagi para pendengarnya. Maksudnya, para pendengar musik rap ini memiliki pandangan yang berbeda-beda. Ada yang memandangnya bagus dan sebaliknya. Ini karena rap tidak jarang dinyanyikan dengan lirik yang berisi sindiran dan celaan atau kata-kata kasar lainnya. Namun di sisi lain, lirik-lirik tersebut dapat dijadikan sebagai kritikan atau “suara hati” bagi yang memang sependapat dengan ide dari isi liriknya sendiri. Selain itu, para penikmat rap mungkin memang menyukai lirik-lirik yang terdengar kasar dan terkesan bebas, dengan iringan musik yang mengehentak. Namun, banyak juga rap yang lirik-liriknya memotivasi dan menginspirasi. Rap juga tak selalu berisi lirik-lirik dengan kesan menyindir.

Begitulah kurang lebih tentang rap. Beberapa paragraf diambil dari https://id.wikipedia.org/wiki/Rap. Dan sisanya adalah opiniku sendiri tentang rap.

Ini ada bonus video ><

Di bawah ini adalah MV (music video) dari Song Minho, member dari grup WINNER dari Korea Selatan. Mwehehe maafkan daku ya virus K-pop nya muncul :’> Ini juga salah satu contoh musik rap Korea Selatan. Selamat menikmati deh :’>

.

.

.

Semoga bermanfaaat~

Iklan

Manfaat Mendengarkan Musik

0
Ini Mamura dari manga Hirunaka No Ryuusei ><

Ini Mamura dari manga Hirunaka No Ryuusei ><

Siapa yang ga suka ndengerin musik? Di abad ini, musik sudah sangat erat hubungannya dengan manusia. Musik ada di mana-mana. Tak jarang musik didengarkan untuk menghilangkan penat setelah lama bekerja.

Musik juga banyak dijadikan sebagai sarana untuk berekspresi. Saat sedih, kita cenderung mendengar atau memainkan musik bernuansa muram. Sebaliknya pun begitu.

Ternyata mendengarkan musik tak hanya sekedar memberikan kita kesenangan dan menghilangkan rasa bosan. Berikut adalah beberapa manfaat dari mendengarkan musik:

  1. Menghilangkan Rasa Sakit

Musik punya kemampuan untuk mengurangi rasa sakit dengan cara melepaskan endorphin yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit secara alamiah. Itulah mengapa di konser-konser yang padat penonton, jarang yang merasakan sakit terinjak, terdesak—semuanya tetap asyik berteriak-teriak menyambut idolanya karena endorphin tengah memuncak.

Menurut Jurnal Medis, mendengarkan musik setiap hari akan mengurangi rasa sakit kronis hingga 21%. Penelitian juga menunjukkan bahwa mendengarkan musik secara teratur menjadikan seseorang dapat mengendalikan rasa sakit mereka, mengurangi depresi dan menjadikan mereka tidak memedulikan kondisi fisik yang terbatas, misalnya tengah lemas atau mengantuk.

  1. Menstimulasi Sel Otak

Penelitian menunjukkan bahwa musik dengan beat yang kuat bisa menstimulasi gelombang otak untuk beresonansi dengan irama tersebut. Beat yang semakin cepat menjadikan konsentrasi lebih tajam dan pikiran lebih waspada. Di sisi lain, mendengarkan musik klasik yang menenangkan akan menjadikan kamu tenang dan terbawa ke fase meditatif. Musik klasik juga menimbulkan rasa nyaman dan meningkatkan kreativitas.

  1. Meningkatkan Performa dalam Olahraga

Mendengarkan musik ketika berolah raga akan berdampak pada performa dan komitmen olah raga kamu. Musik akan mengalihkan perhatian kamu dari gerakan olah raga yang berulang dan mengabaikan rasa lelah dan kebosanan. Musik juga bisa menjadi stimulan yang meningkatkan performa kamu. Menurut penelitian tahun 2005, mendengarkan musik ketika berolahraga akan menunjang berkurangnya berat dan membantu orang yang berolah raga untuk tetap konsisten.

  1. Tidur Lebih Nyenyak

Mendengarkan musik akan memicu kita untuk tidur lelap. Tidur akan menjadikan tubuh kamu sehat dan menjauhkan dari efek stres, depresi, dan kecemasan.

  1. Meningkatkan Optimisme

Depresi akan membawa pada kelemahan, sakit kepala, kebingungan, dan hilangnya konsentrasi. Musik bisa digunakan untuk mempertahankan keadaan positif pikiran, membantu untuk menjauhkan diri dari depresi. Musik juga akan meningkatkan penghargaan diri dan percaya diri.

Bila kamu sedang bekerja, musik juga bisa menunjang pekerjaan kamu dengan mendorong mood kamu agar bisa bekerja dalam keadaan tubuh dan jiwa yang optimal.

  1. Membantu Penyembuhan Kanker

Penelitian menunjukkan bahwa musik membawa manfaat bagi seseorang untuk mengatasi kanker. Musik akan mengurangi kecemasan ketika pasien menerima terapi radiasi, juga menghilangkan rasa mual dan muntah karena kemoterapi dosis tinggi.

  1. Membuat Anak Lebih Cerdas

Penelitian menunjukkan bahwa musik klasik dapat membuat janin tumbuh menjadi anak yang cerdas nantinya.

Itulah beberapa manfaat dari kita mendengarkan musik. Namun, kita  tetap harus bisa menyaring mana musik yang bagus dan yang sebaliknya. Tentu musik yang bagus tidak mengandung hal-hal negatif seperti lirik lagu yang tidak pantas (kata-kata jorok, celaan, dll.) atau lagu yang malah membawa kita ke arah yang negatif. Sudah dengar informasi kalo ada musik yang bisa bikin pendengarnya bunuh diri, kan? Seperti itulah. Kita tetap harus berhati-hati dalam mencari musik yang akan didengarkan.

Oh, kita juga harus berhati-hati dalam mendengarkan musik. Jangan sampai terlalu sering. Mendengarkan musik dengan volume yang keras terlalu sering malah akan membahayakan gendang telinga kita.

Semoga bermanfaat~

Sumber:

Beberapa tentang manfaat mendengarkan musik di atas dikutip dari https://id.crowdvoice.com/posts/10-manfaat-mendengarkan-musik-2geM.

Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

0
Diambil dari hasil mencari di google :'>

Diambil dari hasil mencari di google :’>

Yang namanya remaja, “galau” tentu sudah menjadi hal yang wajar. Nggak hanya galau tentang diputusin pacar atau semacamnya, dalam memilih jurusan kuliah pun bisa bikin kita galau. Kalo masuk jurusan ini ntar takutnya begini, kalau masuk jurusan itu takutnya begitu. Begitulah.

Masuk sebuah perguruan tinggi memang bukan hal yang mudah. Terutama dengan biaya yang terbilang mahal, tentu akan menjadi ‘sia-sia’ kalau salah ambil jurusan. Akan percuma saja biaya mahal selama kuliah itu kalau akhirnya mata kuliah yang sudah dipelajari beberapa tahun lamanya tak berbuah apa-apa untuk masa depan. Nah, karena itu, aku mau kasih beberapa tips untuk memilih jurusan kuliah secara tepat.

Dikutip dari http://www.ayeey.com/2013/10/10-cara-memilih-jurusan-kuliah-yang-tepat.html, berikut adalah tips nya~

  1. Kemampuan di Bidang Tersebut

Pastikanlah kalian memilih jurusan studi kuliah nanti di bidang yang kalian kuasai. Janganlah kalian mengambil resiko besar dalam jurusan hanya karena masalah gengsi dan hal – hal konyol lainnya. Jika dari awal kalian sudah kepayahan dalam hal tersebut maka kalian akan berakhir di 3 pilihan yaitu, kalau tidak mati muda, cepat tua, atau cepat botak! Yah namanya juga makan hati. Jika kalian memiliki keahlian dan minat di bidang teknologi jangan ragu untuk mengambil jurusan sistem informasi atau elektronik. Dengan memilih jurusan studi yang sesuai dengan kemampuan kalian, kalian tentu akan senang dalam menjalani hari-hari masa kuliah kalian. IP tinggi pun akan cenderung mudah didapat karena kalian memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.

  1. Ketertarikan dan Minat

Banyak sekali orang – orang yang mengambil jurusan studi kuliah didasarkan pada prospek kerja di masa depan oleh jurusan studi tersebut. Namun, kalian jangan lupa juga bahwa hal yang paling penting dan mendasar dalam menetukan pilihan jurusan studi kuliah adalah minat dan ketertarikan kalian terhadap bidang tersebut. Jika kalian memiliki ketertarikan akan bidang tersebut maka sepusing-pusingnya kalian, kalian tetap akan menikmatinya dan merasa senang sekaligus bangga. Dengan begitu maka penguasaan materi pun akan terasa mengalir, dan hasilya saat kalian sudah lulus, kalian akan menjadi lulusan yang menguasai teori bidang tersebut dengan baik. kompeten dalam implementasi praktek, siap bersaing secara global, serta memiliki minat ketertarikan yang besar akan bidang tersebut. Nothing to lose, isn’t it?

  1. Faktor Uang

Ini bisa jadi merupakan faktor yang tidak bisa kalian sangkal. Sebaiknya kalian harus perhitungkan masalah uang dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Kalian harus menghitung kira – kira apakah kalian sanggup dengan biaya kuliah di universitas tersebut. Terlebih lagi jika kalian memilih untuk kos, maka biaya hidup di kos tentu harus dipertimbangkan juga. Namun, kalain juga harus tahu bahwa faktor uang bukanlah segalanya! Jangan sampai karena faktor uang, lalu kalian menutup diri dari minat dan panggilan jiwa kalian terhadap jurusan studi tersebut. Kalian bisa mencari kemungkinan beasiswa dari jurusan yang akan kalian pilih tersebut. Uang dan ilmu, tetaplah lebih penting ilmu!

  1. Komitmen

Ini juga sebaiknya kalian masukkan dalam aspek pertimbangan kalian dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Pertanyaan yang harus kalian jawab adalah seberapa jauhkah kalian berkomitmen untuk jurusan studi kuliah tersebut. Apa kalian yakin mau mengorbankan waktu kuliah kalian demi mempelajari ilmu tersebut? Apa kalian cukup sabar dalam menyelesaikan jurusan studi kuliah yang kalian pilih hingga memperoleh sarjana? Pastikanlah kalian akan selalu berkomitmen sebelum menentukkan jurusan.

  1. Nilai-Nilai Yang Kalian Anut

Maksud dari nilai – nilai yang kalian adalah nilai – nilai yang berhubungan dengan sosial, kemanusiaan, dan religius. Mungkin istilahnya dalah panggilan jiwa. Mungkin saja kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong anak-anak yang tergolong tidak mampu dan putus sekolah, maka tidak ada salahnya kalian mengambil jurusan untuk menjadi seorang guru. Jika kalian memimpikan peningkatan kualitas hutan di Indonesia, kalian bisa mengambil jurusan ilmu kehutanan. Atau mungkin kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong sesama dalam rangka menolong nyawa orang sakit di daerah tidak mampu, kalian bisa mengambil jurusan kedokteran.

  1. Waktu dan Aspek-Aspek Praktikal Lainnya

Setiap jurusan tentu saja memiliki rentang waktu yang berbeda – beda untuk menyelesaikan suatu studi. Misalnya saja jika kalian ingin menjadi seorang dokter, kalian diharuskan kuliah dan praktek setidaknya 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter sungguhan. Nah, faktor waktu ini dipertimbangkan juga dengan faktor usia kalia dan tentu saja dengan target-target kalian di masa depan nanti. Contohnya saja kapan kalian akan menikah. ataukah bekerja, hidup mapan, serta berbagai hal lainnya.

  1. Masukan Dari Orang Lain

Kalian bisa meminta pendapat dan masukkan dari orang lain mengenai jurusan studi kuliah yang nantinya akan kalian ambil. Mereka akan memberikan masukkan mengenai baik dan buruknya bidang studi kuliah tersebut. Mungkin saja orang yang kalian minta pendapatnya tersebut dapat melihat lebih jeli mengenai kelebihan-kelebihan yang kalian miliki dibandingkan dengan diri kalian sendiri. Cobalah untuk menyelaraskan pendapat tersebut dengan minat dan tujuan kalian.

  1. Pertimbangan-Pertimbangan Spiritual dan Agama

Nilai spiritual dan agama tentu saja merupakan unsur dan faktor yang penting di dalam masyarakat di Indonesia. lalu apa hubungannya dengan memilih jurusan kuliah yang tepat? Begini, dalam kasus tertentu bisa saja jurusan yang hendak kalian ambil dengan kualitas yang terbaik berada di Universitas yang dinaungi oleh lembaga keagamaan yang berbeda dengan kepercayaam kalian. Ini bisa saja menimbulkan konflik batin dalam diri kalian. Dalam kasus tertentu bisa saja berakibat pada hubungan sosial masyarakat! Walaupun memang kemungkinannya kecil karena Indonesia memiliki toleransi beragama yang cukup.

  1. Situasi Global Internasional, Nasional, dan Lokal

Kalian harus menyadari dimana masa kalian hidup saat ini. Bidang apakah yang sekiranya dibutuhkan saat zaman ini? Apa jurusan yang sekiranya akan menjanjikan prospek hidup nyaman? Pertimbangkan juga kalian ini hidup di negara mana? Kota mana? Contoh di negara Indonesia biasanya para pekerja IT kurang dihargai dan dituntut serba bisa! Sebaiknya kalian cari di forum-forum pengalaman-pengalaman orang-orang yang bekerja pada bidang yang kalian inginkan. Pandai-pandai memprediksi sekiranya jurusan apa yang nantinya akan dibutuhkan dan memberikan kontribusi vital.

  1. Persiapkan Alternatif

Jika karena beberapa hal dan pertimbangan akan mengakibatkan kalian tidak memasuki jurusan kuliah di Universitas tertentu, kalian sebaiknya mempersiapkan alternatif atau rencana cadangan. Mungkinkah kalian mengambil jurusan lain? Atau menunda kuliah tahun ini dan mencobanya di tahun berikutnya? Dengan adanya rencana alternatif maka kalian akan lebih percaya diri dan siap secara mental dalam membuka peluang yang pada awalnya tidak kalian sadari.

Ngomong-ngomong gimana tipsnya? Dapet dari blog http://www.ayeey.com/2013/10/10-cara-memilih-jurusan-kuliah-yang-tepat.html. Untuk diriku sendiri sih tips diatas cukup bagus. Cuma masalahku adalah belum tau minat dan bakatku ada di bidang apa, nih (curhat). Yah, emang aku masih baru aja kelas 3 tahap menengah pertama, sih. Tapi aku udah persiapan untuk nantinya. Takutnya ntar malah menuju ke jalan yang salah. Jadi… gitulah :’>

Ok! Semoga post ini bermanfaat bagi kita semua~!